cara menanam bibit duku
Baik, saya jelaskan langkah-langkah cara menanam bibit duku supaya bisa tumbuh subur dan cepat berbuah 🌱🍈:
---
1. Persiapan Bibit
Pilih bibit dari cangkok atau okulasi karena lebih cepat berbuah (3–5 tahun), dibandingkan dari biji yang bisa 8–10 tahun.
Pastikan bibit sehat: batang kokoh, daun hijau segar, bebas hama dan penyakit.
---
2. Persiapan Lahan
Pilih lahan dengan tanah gembur, subur, dan tidak tergenang air.
pH tanah ideal: 5,5 – 6,5.
Bersihkan lahan dari gulma/rumput liar.
Buat lubang tanam ukuran 50 × 50 × 50 cm.
Campur tanah galian dengan pupuk kandang matang (5–10 kg) dan sedikit kapur dolomit bila tanah asam.
---
3. Penanaman
1. Biarkan lubang tanam terbuka selama 1–2 minggu agar gas tanah hilang.
2. Masukkan campuran tanah + pupuk kandang kembali ke dalam lubang.
3. Tanam bibit duku dengan posisi tegak, timbun tanah hingga pangkal batang tertutup rapat.
4. Padatkan tanah pelan-pelan agar bibit berdiri kokoh.
5. Siram dengan air secukupnya.
---
4. Perawatan
Penyiraman: lakukan rutin 2–3 kali seminggu, terutama saat musim kemarau.
Pemupukan:
Umur 0–1 tahun → pupuk NPK dosis kecil + pupuk kandang setiap 2–3 bulan.
Umur >2 tahun → tambah pupuk KCl & TSP untuk merangsang pertumbuhan bunga dan buah.
Penyiangan: bersihkan rumput liar di sekitar pohon secara rutin.
Pemangkasan: buang cabang mati atau terlalu rimbun supaya sinar matahari cukup.
Pengendalian hama: waspada ulat daun, kutu putih, atau lalat buah. Bisa gunakan pestisida nabati (ekstrak daun mimba/serai) atau kimia bila serangan berat.
---
5. Masa Berbuah
Jika bibit berasal dari cangkok/okulasi, biasanya mulai berbuah umur 4–5 tahun.
Jika dari biji, bisa lebih lama (8–10 tahun).
---
Mau saya tambahkan juga tips supaya pohon duku cepat berbuah lebat? 🌳🍈

Komentar
Posting Komentar